Selasa, 5 Mei 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Play Station ZigiPlay Station Zigi
Play Station Zigi - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita Polresta Mamuju Ungkap 14 Kasus Operasi Pekat
Berita

Polresta Mamuju Ungkap 14 Kasus Operasi Pekat

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keamanan wilayah dengan mengungkap 14 kasus selama gelaran Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Langkah

Polresta Mamuju Ungkap 14 Kasus Operasi Pekat

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keamanan wilayah dengan mengungkap 14 kasus selama gelaran Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Langkah tegas ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga di Ibu Kota Sulawesi Barat. Bahkan, petugas kepolisian berhasil mengamankan puluhan tersangka dari berbagai jenis pelanggaran hukum yang meresahkan publik.

Operasi ini menyasar berbagai praktik ilegal yang sering kali memicu gangguan ketertiban di lingkungan pemukiman dan pusat keramaian. Oleh karena itu, polisi melakukan penyisiran secara intensif ke titik-titik rawan yang berdasarkan laporan masyarakat sering menjadi lokasi perjudian dan peredaran miras. Polresta Mamuju berkomitmen untuk terus membersihkan wilayah hukumnya dari segala bentuk kemaksiatan dan tindak pidana lainnya.

Rincian Kasus dan Penangkapan Tersangka

Dari total 14 kasus yang terungkap, perkara perjudian dan peredaran minuman keras ilegal mendominasi hasil tangkapan petugas di lapangan. Selain itu, polisi juga mengamankan beberapa oknum yang terlibat dalam kasus prostitusi daring serta kepemilikan senjata tajam tanpa izin. Sebab, pelanggaran-pelanggaran tersebut sering kali menjadi pemicu terjadinya perkelahian antarwarga maupun aksi kejahatan jalanan.

Akibatnya, para tersangka kini harus mendekam di sel tahanan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh tim Satuan Reserse Kriminal. Namun, polisi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memproses setiap perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Selanjutnya, barang bukti berupa alat judi, botol miras, dan sejumlah uang tunai telah berpindah ke gudang penyimpanan barang bukti Polresta Mamuju.

Baca juga:Gubernur SDK: Sulbar Kehilangan Sosok Langka Salim Mengga

Polresta Mamuju Ungkap 14 Kasus dalam Operasi Pekat Marano 2026 - Rakyat  Sulbar

Dukungan Masyarakat dan Pencegahan Dini

Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari peran aktif warga yang berani memberikan informasi mengenai aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Bahkan, kerja sama yang solid antara aparat dan masyarakat terbukti mampu mempercepat proses pengungkapan kasus-kasus yang sulit terdeteksi sebelumnya. Oleh sebab itu, kepolisian sangat mengapresiasi keberanian warga dalam menjaga keharmonisan kota secara bersama-sama.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyakit masyarakat di Mamuju. Oleh karena itu, operasi seperti ini akan terus kami gencarkan secara berkala,” tegas Kapolresta Mamuju dalam konferensi persnya.

Selanjutnya, Polresta Mamuju akan meningkatkan patroli rutin ke daerah pelosok guna memastikan sisa-sisa praktik ilegal tidak muncul kembali setelah operasi berakhir. Dengan demikian, suasana kondusif di Mamuju dapat terus terjaga sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitas harian dengan tenang dan nyaman.

Harapan untuk Keamanan Jangka Panjang

Polisi berharap pengungkapan belasan kasus ini mampu memberikan efek jera bagi para pelaku maupun pihak-pihak yang berniat melanggar hukum. Sebab, penegakan hukum yang konsisten merupakan kunci utama dalam menciptakan tatanan sosial yang disiplin dan bermartabat. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat harus tetap terjalin erat di masa depan.

Berikut adalah poin utama hasil Operasi Pekat di Mamuju:

  1. Pemberantasan Judi: Polisi menggerebek beberapa lokasi judi darat yang sudah sangat meresahkan warga sekitar.

  2. Sita Miras: Petugas mengamankan ratusan botol minuman keras berbagai merek yang beredar tanpa izin resmi.

  3. Premanisme: Mengamankan sejumlah orang yang sering melakukan aksi pemalakan di area pasar dan terminal.

Meskipun demikian, kepolisian tetap meminta masyarakat untuk selalu waspada dan tidak main hakim sendiri jika menemukan pelanggaran di lapangan. Sebagai penutup, keberhasilan Polresta Mamuju dalam Operasi Pekat ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya dari ancaman kriminalitas. Dengan demikian, Kabupaten Mamuju diharapkan tumbuh menjadi daerah yang religius, aman, dan bebas dari segala bentuk penyakit masyarakat.

Tags: mamuju Polresta